Taman Nasional Alas Purwo adalah sebuah taman nasional yang terletak di ujung timur Pulau Jawa. Taman nasional ini mencakup area seluas sekitar 43.420 hektar dan terdiri dari hutan hujan tropis, pantai berpasir, rawa-rawa, dan padang rumput. Alas Purwo secara harfiah berarti “hutan pertama” dalam bahasa Jawa, dan taman nasional ini dianggap sebagai salah satu tempat paling suci dan bersejarah di Pulau Jawa.

Salah satu daya tarik utama Taman Nasional Alas Purwo adalah keberadaan hewan langka, termasuk rusa bawean, banteng, macan tutul Jawa, serta burung-burung endemik seperti merak hijau Jawa dan elang Jawa. Taman nasional ini juga menjadi tempat migrasi burung-burung dari Siberia dan Australia.

Selain keanekaragaman hayatinya, Alas Purwo memiliki sejarah dan legenda yang kaya. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, taman nasional ini dianggap sebagai tempat kelahiran Banyuwangi, salah satu kerajaan terkenal di Jawa Timur. Legenda juga mengatakan bahwa taman nasional ini adalah tempat pertama kali terbentuknya dunia menurut mitologi Jawa kuno.

Taman Nasional Alas Purwo juga memiliki beberapa tempat yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Pantai Plengkung, yang terkenal sebagai salah satu tempat selancar terbaik di dunia. Pantai ini menawarkan ombak yang tinggi dan konsisten, menarik peselancar dari berbagai negara untuk datang dan berselancar di sini.

Pantai Plengkung atau juga dikenal dengan nama “G-Land” adalah salah satu pantai yang terkenal di dunia bagi para peselancar. Nama “Plengkung” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti “lingkaran” atau “belokan” yang mengacu pada bentuk teluk yang melengkung di pantai ini. Nama “G-Land” sendiri merupakan kependekan dari “Greenland”, yang mengacu pada keindahan alam hijau di sekitar pantai ini.

Pantai Plengkung memiliki ombak yang tinggi dan kuat, yang terbentuk oleh terjangan gelombang Samudra Hindia yang besar. Ombak-ombak yang konstan dan konsisten ini menjadikan pantai ini menjadi surga bagi peselancar yang mencari tantangan dan kegembiraan. Pantai Plengkung sering dijuluki sebagai salah satu surga selancar terbaik di dunia dan menjadi tujuan para peselancar dari berbagai negara.

Selain Pantai Plengkung, ada juga Pantai Trianggulasi yang menawarkan keindahan alam yang spektakuler. Pantai ini terkenal dengan tebing-tebing batu karang yang menjulang tinggi dan ombak yang ganas. Wisatawan dapat menikmati pemandangan yang menakjubkan dan menikmati suasana pantai yang tenang.

Selain pantai, di Alas Purwo terdapat pula Goa Istana, sebuah gua yang diyakini oleh masyarakat setempat sebagai tempat peristirahatan Raja Banyuwangi dalam mitologi Jawa. Gua ini memiliki stalaktit dan stalagmit yang indah, serta koridor yang luas.

Bagi pecinta trekking dan hiking, Alas Purwo menawarkan berbagai jalur trekking yang memungkinkan wisatawan untuk menjelajahi keindahan alam taman nasional ini. Jalur-jalur ini membawa pengunjung melalui hutan-hutan lebat, sungai-sungai yang jernih, dan pemandangan alam yang menakjubkan.

Taman Nasional Alas Purwo adalah destinasi yang menarik bagi wisatawan yang mencari keindahan alam, keanekaragaman hayati, sejarah, dan legenda.

Untuk menuju Taman Nasional Alas Purwo dari Banyuwangi ke Desa Trianggulasi, yang merupakan pintu masuk menuju Taman Nasional Alas Purwo. Perjalanan ini memiliki jarak sekitar 50 km dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1,5-2 jam tergantung kondisi lalu lintas.(*)

BERIKUT LOKASI GLAMPING DI ALAS PURWO PANTAI PLENGKUNG G-LAND: