Dari kawasan gunung Salak dan Halimun mengalir sungai-sungai, beberapa di antaranya memancarkan air terjun. Orang Sunda menyebutnya ‘curug’. Jika dihitung mungkin bisa mencapai ratusan. Namun yang memiliki ketinggian melebihi umumnya hanya ada beberapa dan biasanya menyajikan tempat yang indah.

Adalah Curug Nangka yang kemudian namanya menjadi sebutan untuk daerah di sekitarnya. Curug Nangka merupakan bagian dari RPTN wilayah Gunung Salak II, SPTN Wilayah II Bogor. Secara administratif pemerintahan, wilayah ini termasuk ke dalam Desa Sukajadi dan Gunung Malang, Kecamatan Ciapus Kabupaten Bogor.

Dari arah kota Bogor, anda dapat mencapai lokasi ini melalui Ciapus, dengan lama perjalanan sekitar 45 menit dan kondisi jalan yang relatif baik. Terdapat papan petunjuk arah yang cukup lengkap di sepanjang perjalanan ke Curug Nangka. Lokasi wisata Curug Nangka dapat dengan mudah dicapai dengan menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat.

Dengan sajian alam tropis, hutan di sekitar curug sangat dipelihara. Pemanfaatannya sebagai lokasi wisata, terutama di akhir pekan berkembang. Bahkan juga disediakan area kemping.

 

Di daerah sekitar gerbang masuk sampai menuju area berkemah banyak ditumbuhi oleh pohon Pinus (Pinus merkusii). Sementara pada bagian atas dari objek wisata, di sekitar area air terjun, terdapat gugusan vegetasi hutan alam tropis campuran. Pada area ini, Anda akan menjumpai beberapa satwa yang dapat diamati secara langsung, antara lain Surili (Presbytis comata), Monyet ekor panjang (Macaca fasicularis), Owa jawa (Hylobathes moloch), Lutung (Trachypithecus auratus) dan berbagai burung.

Jika ditelusuri curug Nangka sebenarnya nyaris merupakan bagian akhir dari “perjalanan” air. Curug ini juga merupakan percabangan dari curug di atasnya. Curug Kaung pada lokasi yang paling atas (dengan ketinggian sekitar 17 meter), Curug Daun di bagian tengah dan merupakan curug mini dengan tinggi hanya sekitar 2 meter. Kemudian barulah Curug Nangka pada bagian paling bawah, dengan ketinggian yang hampir sama dengan Curug Kaung.

Cukup setengah hari untuk menikmati Curug Nangka. (*)