Di beberapa area glamping biasanya menyediakan aktivitas berbau petualangan. Bisa di dalam area atau di luar. Agar Anda paham istilah ketika ditawarkan oleh penyedia glamping atau guide. Simak dulu istilah dan artinya.

BIKING

Berbeda dengan cycling yang cenderung bermakna perjalanan pulang-pergi. Biking merupakan aktivitas bersepeda yang menggabungkan unsur olahraga, rekreasi dan petualangan. Salah satunya adalah mountain biking yang menggunakan sepeda dan dirancang untuk perjalanan off-road atau segala medan.

BIRDWATCHING

Atau juga disebut Birding, adalah salah satu bentuk pengamatan satwa liar dalam hal ini  pengamatan burung yang merupakan kegiatan rekreasi sekaligus ilmiah. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan mata telanjang, melalui perangkat peningkatan visual seperti teropong dan teleskop, dengan mendengarkan suara burung, atau dengan menonton webcam yang disediakan untuk publik.

CAVING

Penelusuran gua dengan berjenis-jenis cara maupun tekniknya. Namun pada intinya merupakan kegiatan menjelajahi sistem yang terdapat di dalam gua, baik batuan dan ornamennya, aspek biologi di dalamnya, hingga keindahan alam lainnya.

DIVING

Atau Scuba Diving, adalah moda penyelaman bawah air di mana penyelam menggunakan alat bantu pernapasan bawah air (scuba) mandiri, yang sepenuhnya terlepas dari suplai permukaan, untuk bernapas di bawah air.

GLAMPING

Merupakan istilah dalam bahasa Inggris, muncul pertama kali di Inggris pada 2005. Itilah ini merupakan gabungan antara “glamour” dan “camping”. Aktivitas ini berupa berkemah dengan fasilitas bergaya hotel berbintang (dari bintang 1 hingga 5). Glamping telah menjadi sangat populer di kalangan wisatawan saat ini yang mencari kemewahan akomodasi hotel selain petualangan dan rekreasi petualangan berkemah.

HAMMOCKING

Kegiatan di atas tempat tidur gantung biasanya dilakukan dengan berayun perlahan yang kerap kali membuat tertidur. Kegiatan ini bisa dilakukan secara sendiri atau bersama tergantung dari kapasitas dan kekuatan hammock (tempat tidur gantung) itu sendiri.

RAFTING

Atau whitewater rafting, yang dalam bahasa Indonesia diistilahkan sebagai arung jeram. Kegiatan rekreasi di luar ruangan ini menggunakan perahu karet yang berisi udara (yang dipompa ke dalam perahu) untuk mengarungi sungai atau badan air lainnya. Rafting dilakukan dalam satu tim, bersama-sama mengayuh memakai dayung dengan satu orang kapten (skipper) di belakang. Sementara untuk jeram sungai dikategorikan ke dalam 6 kelas berdasarkan tingkat kesulitan dilaluinya. Rafting berbeda dengan canoeing yang menggunakan perahu kanoe.

ROCK CLIMBING

Olahraga di mana seseorang melakukan pemanjatan, menuruni atau melintasi formasi batuan alam atau dinding batu buatan. Tujuannya adalah untuk mencapai puncak formasi atau titik akhir dari rute yang biasanya telah ditentukan sebelumnya tanpa jatuh. Panjat tebing adalah olahraga yang menuntut fisik dan mental, yang sering menguji kekuatan, daya tahan, kelincahan, dan keseimbangan pemanjat bersama dengan kontrol mental.

HIGHLINING

Ini merupakan aktivitas petualangan relatif baru di Gunung Hawu Citatah, Cipatat. Pada dasarnya merupakan kegiatan slacklining (meniti tali atau pita kuat dan lebar) dengan keseimbangan total yang dilakukan di tebing atau jurang, atau ketinggian tertentu. Untuk memberikan keamanan, biasanya wisatawan menggunakan sabuk, tali yang dilengkapi cincin kait ke tali utama.

SNORKELING

Salah satu olahraga renang dengan menggunakan masker wajah dan snorkel. Sedangkan snorkel adalah selang yang digunakan di mulut untuk membantu bernapas jika berenang dengan wajah di bawah air.

SWINGING

Pada dasarnya merupakan aktivitas berayun menggunakan tali. Namun kemudian berkembang dan menjadi salah satu wisata petualangan karena dilakukan di alam bebas. Jenis swinging pun kian beragam, bahkan muncul swinging ekstrim yang menantang keberanian.

TREKKING

Suatu bentuk kegiatan berjalan kaki yang dilakukan dengan tujuan khusus untuk menjelajahi dan menikmati pemandangan. Biasanya dilakukan di jalan setapak di daerah hutan belantara yang relatif masih alami.

TREE-PLANTING

Kegiatan berupa proses penanaman bibit pohon, umumnya untuk kehutanan, reklamasi lahan, atau keperluan lansekap. Pohon berkontribusi terhadap lingkungan  dalam jangka waktu yang lama dengan menyediakan oksigen, meningkatkan kualitas udara, perbaikan iklim, melestarikan air, melestarikan tanah, dan mendukung kehidupan liar.

TOURING

Kegiatan melakukan perjalanan jauh ke luar kota, lintas provinsi, dan lintas pulau secara bersama-sama dengan anggota komunitas. Biasanya dilakukan dalam beberapa hari dengan menyinggahi satu lokasi dan berpindah ke lokasi lain. Dalam satu rombongan touring biasanya dipimpin oleh leader, kemudian pemandu, dan terakhir sweeper (penyapu). Tren touring menggunakan sepeda motor adalah salah satu kegiatan petualangan yang banyak dilakukan selepas pandemi Covid-19. (*)