Maribaya adalah sebuah kawasan wisata alam yang terletak di Lembang, Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Kawasan ini terkenal dengan keindahan alamnya, termasuk air terjun, hutan pinus, dan udara segar yang sejuk.

Maribaya berasal dari kata “Mari” yang dalam bahasa Indonesia berarti “ayo” atau “mari” dan “baya” yang dapat diartikan sebagai “air” atau “sumber air” dalam bahasa Sunda. Jadi, secara harfiah, Maribaya dapat diartikan sebagai “Ayo ke sumber air” atau “Mari ke tempat air”.

Nama Maribaya merujuk pada kawasan wisata alam di Lembang, Bandung, yang terkenal dengan keindahan air terjunnya. Nama ini mungkin dipilih untuk mengajak dan mengundang orang untuk datang dan menikmati keindahan air terjun dan kealamian di kawasan tersebut.

Sejarah Maribaya sendiri berawal dari masa penjajahan Belanda di Indonesia. Pada awalnya, kawasan ini merupakan perkebunan teh yang dikelola oleh Belanda. Namun, seiring berjalannya waktu, perkebunan teh tersebut kemudian ditinggalkan dan kawasan Maribaya menjadi kurang terawat.

Pada tahun 1970-an, Maribaya mulai dikelola sebagai objek wisata alam oleh pemerintah setempat. Seiring dengan upaya pengembangan dan pembenahan, kawasan ini semakin populer di kalangan wisatawan lokal maupun mancanegara. Infrastruktur seperti jalan raya, jembatan, dan fasilitas pendukung lainnya juga dibangun untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan para pengunjung.

Salah satu daya tarik utama Maribaya adalah Air Terjun Maribaya. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 25 meter dan dikelilingi oleh pepohonan yang rindang. Pengunjung dapat menikmati pemandangan yang indah sambil merasakan semilir angin sejuk di sekitar air terjun tersebut.

Ada pula Curug Omas yang berada di sekitar kawasan Maribaya. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 15 meter dan dikelilingi oleh hutan yang hijau. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam sekitar sambil menikmati suara gemericik air terjun.

Yang paling dekat dengan Curug Maribaya adalah Curug Marbela. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter dan dikelilingi oleh hutan yang lebat. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam sekitar sambil menikmati suara gemericik air terjun yang jatuh ke kolam di bawahnya.

Selain air terjun, Maribaya juga terkenal dengan Hutan Pinus Maribaya. Hutan pinus yang lebat dan teduh ini menawarkan suasana yang tenang dan cocok untuk piknik atau berjalan-jalan santai. Banyak pengunjung yang datang ke Maribaya untuk menikmati udara segar serta keindahan alam yang alami.

Selama bertahun-tahun, Maribaya terus mengalami perkembangan dan peningkatan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan pengunjung. Beberapa wahana dan fasilitas lainnya seperti taman bermain anak, area piknik, restoran, dan tempat penginapan telah dibangun di kawasan ini. Juga titik-titik wisata baru ditemukan.

Yang populer adalah Tebing Keraton. Tebing yang menawarkan pemandangan spektakuler dari ketinggian yang menghadap ke lembah dan hamparan kebun teh di sekitarnya. Diberi nama “Keraton” karena dulu diyakini sebagai tempat peristirahatan atau tempat berburu bagi para bangsawan atau anggota kerajaan pada masa kolonial Belanda. Konon, tebing ini menjadi lokasi favorit bagi para pejabat Belanda untuk menikmati pemandangan alam yang indah. Ada versi lain yang menyebutkan bahwa tebing ini sangat indah dan bersih. Mirip dengan suasana keraton.

Juga beberapa glamping dari yang cukup terjangkau dan ada pula yang bertarif istimewa.

BERIKUT LOKASI GLAMPING DI MARIBAYA BANDUNG: