Banyak turis yang mulai bosan dengan Bali. Bahkan pun mulai enggan ke Lombok. Mereka yang mencari ketenangan dan keheningan kemudian melipir ke timur, tepatnya ke Pulau Sumbawa. Salah satu destinasi yang dicari adalah Pulau Moyo.

Pulau seluas 350 kilometer persegi itu dikelilingi pantai berpasir putih dan perairan yang tenang. Pada beberapa bagian, pasir pantainya berwarna merah muda.

Pulau Moyo memiliki topografi yang beragam, dengan sebagian besar wilayahnya terdiri dari perbukitan dan gunung kecil. Gunung Moyo, yang merupakan titik tertinggi pulau ini, memiliki ketinggian sekitar 660 meter di atas permukaan laut. Pulau ini dikenal dengan keindahan alamnya, termasuk keberagaman vegetasi dan hutan yang masih alami. Anda dapat menemukan hutan hujan tropis, hutan mangrove, serta berbagai jenis tumbuhan dan satwa liar.

Pulau Moyo memiliki garis pantai yang indah, dengan pasir putih dan air laut yang jernih. Salah satu pantai terkenal di pulau ini adalah Pantai Raja Sua. Tidak ada dermaga di sini, semua masih serba alami. Raja Sua merupakan bagian dari Pulau Moyo bagian dengan status kawasan konservasi.

Perpaduan alam yang masih murni dengan ketenangan itu membuat Mick Jagger, David Bowie, kiper Belanda Edwin van der Sar, hingga David Beckham bersama keluarga singgah di sana. Tercatat pula Maria Sharapova, artis Korea Selatan Rain dan Kim Tae-hee. Tahun 1993 mendiang Putri Diana pernah menyinggahi pulau Moyo.

Ada beberapa air terjun di pulau ini. Sebut di antaranya Diwu Mbai, Mata Jitu dan Sanggalo. Pulau Moyo sendiri tercatat merupakan bagian dari Taman Nasional Moyo Satonda. Khusus air terjun Mata Jitu memiliki karakteristik vertikal yang mencolok. Air terjun ini jatuh dari ketinggian yang cukup tinggi langsung ke dalam kolam di bawahnya. Pemandangan air yang jatuh dengan kecepatan dan kuatnya suara air terjun memberikan pengalaman yang mendalam.

Untuk mencapai Air Terjun Mata Jitu, Anda harus melakukan perjalanan pendek melalui hutan dan medan yang agak sulit. Keunikan lokasinya yang tersembunyi dan perjalanan petualangannya menambah nilai tersendiri dalam mengunjungi air terjun ini.

Dengan variasi alamnya itu, sehingga di Pulau Moyo juga bisa melakukan trekking ke beberapa destinasi air terjun tadi. Waktu terbaik berkunjung ke sini adalah saat musim kemarau atau sekitar April hingga Juli ketika gelombang laut relatif tenang.

CARA MENUJU PULAU MOYO

  1. Penerbangan ke Sumbawa Besar (Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin III), dari Bandara Soekarno Hatta ke Sultan Muhammad Kaharuddin III sekitar 2 jam.
  2. Perjalanan Laut dari Pelabuhan Badas di Kota Sumbawa Besar ke pelabuhan Labuan Aji Pulau Moyo, sekitar 2 jam.

JIKA INGIN MENCARI AKOMODASI YANG ALAMI BERUPA GLAMPING, KLIK: