Jogging di Ubud adalah salah satu aktivitas kebugaran yang dapat dilakukan saat berlibur. Di Ubud yang alamnya memiliki perpaduan antara persawahan dan perbukitan merupakan lokasi yang tepat untuk jogging. Dan lokasinya tidak terlalu jauh.

Jarak yang ditawarkanpun bervariasi. Jogging juga merupakan cara tepat untuk membakar kalori. Apalagi jika di Ubud Anda banyak melakukan wisata kuliner dengan bermacam menu yang menggoda.

Jumlah kalori yang terbakar saat jogging tergantung pada beberapa faktor, termasuk berat badan Anda, intensitas jogging, jarak yang ditempuh, dan kecepatan Anda. Dalam rata-rata, orang dewasa dengan berat badan sekitar 70 kg dapat mengharapkan perkiraan jumlah kalori yang terbakar per jam saat jogging pada kecepatan berbeda:

  • Jogging ringan (kira-kira 8 km/jam): Sekitar 314-398 kalori per jam.
  • Jogging sedang (kira-kira 10 km/jam): Sekitar 472-598 kalori per jam.
  • Jogging cepat (kira-kira 12 km/jam): Sekitar 590-745 kalori per jam.

Sementara di Ubud ada 3 pilihan lokasi berikut;

PENESTANAN RICE FIELD

Jarak tempuh 4,2 kilometer. Trek ini agak sepi turis. Desa Penestanan  letaknya sekitar empat kilometer dari pusat kota Ubud, dan menawarkan suasana yang benar-benar jauh dari keramaian.

Untuk mencapai kawasan Penestanan, Anda bisa naik kendaraan hingga sampai di Warung Ting Ting. Dari sini, susuri jalan kecil di sisi kiri Warung Ting Ting dan beloklah ke kanan melalui jalan kecil di sampingnya.

Di Sepanjang jalan Anda menjumpai banyak vila, dengan rumah-rumah penduduk di antaranya. Lanjutkan berlari melewati Oasis Yoga N Cafe di sisi kiri, hingga sampai di Paddy Point yang ada di sisi kanan. Lanjutkan perjalanan hingga menjumpai beberapa pepohonan tempat trek Penestanan ini dimulai.

Dari titik ini, jalur akan berubah menjadi jalan bertanah dengan hamparan sawah di kedua sisi. Sembari menikmati pemandangan di sekitar, susuri jalur tersebut hingga akhirnya tiba di Jalan Raya Lungsiakan.

CAMPUHAN RIDGE WALK

Jarak tempuh 5,2 kilometer. Ini merupakan trek paling favorit di Ubud. Jalur yang terletak di lereng bukit ini menawarkan pemandangan lembah dan bukit hijau di sekelilingnya. Meski populer di kalangan wisatawan, jalur ini masih asri, selain tak dikenakan biaya untuk menyusurinya.

Agar tidak terlalu ramai dan menghindari kerumunan turis sebaiknya datang lebih awal. Pukul 06.00 adalah watu terbaik untuk menikmati matahari terbit. Paling lambat sebelum pukul 07.30, karena sesudah itu matahari akan lebih terik.

Atau juga bisa pada sore sekitar pukul 16.00 untuk kemudian menikmati matahari terbenam. Pintu masuk trek ini berada di samping Warwick Ibah Luxuary Spa. Bila dari arah Pasar Seni Ubud, Anda dapat menuju ke arah Museum Blanco. Tepat sebelum jembatan menuju Kedewatan, lokasi Campuhan ada di sebelah kanan jalan.

Mulailah jogging ke arah Karsa Kafe sejauh dua kilometer. Lanjutkan berlari sejauh setengah kilometer, lalu kembali ke titik awal.

Pada sekitar 1 kilometer pertama, treknya menanjak dengan landasan berupa  ubin beton. Setelah itu, permukaannya berupa conblock sampai ke jalan beraspal.

KAJENG RICE FIELD

Jarak tempuh 4,1 kilometer. Trek ini bermula dari pertigaan antara Jalan Raya Ubud dan Jalan Kajeng, atau dekat dengan Puri Saren Agung.

Lalu lanjutkan perjalanan menyusuri Jalan Kajeng hingga tiba di kawasan persawahan. Setelah itu memutar kembali ke jalan sebelumnya. Namun di pertigaan dekat The Samara Villas & Restaurant, beloklah ke kanan menyusuri jalan kecil dan pemukiman penduduk hingga tiba lagi di Jalan Raya Ubud.

DI UBUD JUGA TERDAPAT BEBERAPA LOKASI GLAMPING TARIF TERJANGKAU, BERIKUT PILIHANNYA;